Jumat, 27 Juli 2012

MEMUASKAN HATI BAPA (Matius 7:21-23)

            Segala sesuatu yang tidak bisa dilakukan pasti sulit, tetapi kalau dibiasakan terus menerus maka menjadi sesuatu yang mudah, bahkan menyenangkan. demikian pula ketika kita mengikut Tuhan Yesus harus dengan benar. awalnya memang tidak mudah sebab mengikut Tuhan Yesus berarti mengikuti jejak-Nya yaitu hidup seperti Dia. tentu yang sama bukan penampilan fisik atau lahiriahnya melainkan sikap hati, bagaimana ditengah-tengah dunia ini kita memiliki sikap hati seperti Tuhan Yesus Kristus. sikap hati itunadalah kesediaan melakukan kehendak Bapa. {ayat 21}
             Melakukan kehendak Bpa adalah hal yang terpentig dalam hidup, bahkan juga merupakan ukuran apakah seseorang dikenal oleh Tuhan atau tidak. "mengenal"  dalam ayat 23 adalah "ginosko", yang artinya mengenal karena mengalami atau menikmati. jadi kalau kita dikenal Tuhan, di sini artinya adalah bisa dinikmati-Nya, bisa memuaskan hati Allah Bapa.
             Bapa dipuaskan oleh cara hidup kita setiap hari, dari setiap perkataan yang kita ucapkan, renungan hati dan pikiran, serta seluruh perbuatan kita. dengan serius mari kita gumuli, seberapa kita telah memuaskan hati Bapa. banyak orang hanya mencari kepuasan bagi dirinya sendiri dan orang di sekitarnya yang dicintainya, tetapi tidak mengupayakn pemuasan bagi Allah Bapa. seseorang yang menganggap ini tidak penting niscaya tidak akan pernah melihat kemuliaan Bapa. {ayat 23}
               Kita berusaha memuaskan hati Bapa bukan supaya selamat. sebaliknya usaha itu merupakan bukti bahwa seseornag memang sudah selamat dan menghargai keselamatan yang di sediakan Tuhan bagi dirinya. ini karena orang yang sudah selamat adalah yang kembali pada rancangan Allah. dalam rancangan-Nya, Ia menciptakan manusia untuk melakukan kehendak -Nya agar memuaskan hati-Nya.
               Untuk memuaskan hati Bapa, kita harus mempertaruhakn segenap hidup kita, waktu dan seluruh potensi yang ada pada kita. kesempatan untuk ini tidak banyak. kalau kesempatan dihidup ini telah berlalau, maka manusia yang memang tidak bersedia hidup sebagai manusia yang sesuai dengan rencana-Nya akan di nyatakan tidak pantas bersama dengan Tuhan guna melayani Dia di dunia yang akan datang. orang-orang seperti ini tempatnya adalah api kekal dengan para pemberontak yaitu setan-setan, yaitu malaikat menolak melayani penciptanya. kalau sekarang Tuhan mencelikkan  mata kita terhadap hal ini, bertobatlah selagi ada kesempatan.



SUARA GEMBALA
mari selama kita diberi kehidupan terus berjuang untuk menyenangkan dan memuaskan hati Bapa yaitu Tuhan Yesus Kristus yang menjadi sumber jawaban dalam setiap pergumulan.

Tidak ada komentar: