Selasa, 11 Desember 2012

untuk dirimu

s
  "SERPIHAN KECEWAKU" 

Langit pagi terlihat gelap 
Hampa tak berwarnaSekejap rasaku tlah hilang
Terbawa angin yang berhembus
Yang tertinggal hanyalah kenangan
   
    Malaikatpun tertawa
    Melihatku yang kini hanya bisa terdiam
    Cintamu membawaku dalam mimpi-mimpi yang indah
    Tapi kini Yang tertinggal
    Hanyalah mimpi kosong yang terasa hampa
   
Terlalu tinggi khayalanku
Terlalu besar anganku tuk berada di sisimu
Namun jawaban itu tak kunjung datang
Langitpun tak terlihat lagi
Semua kebiruannya tertutupkan kabut
   
    Sampai kapan ku harus menunggu?
    Disini ku terdiam Memandangimu dengan berjuta harapan dan impian... 


septiana indah nugraheni"Akhir Kisah Kita"

Saat ku terpejam ...
Aku berharap mataku
Takkan pernah terbuka kembali
Karena aku takkan sanggup melihat kenyataan ini
   
    Ketika kau tak lagi peduli akan hadirku
    Saat kehadiranku tak penting bagimu
    Ku mulai menyadari
    Ini bukan tentang sesuatu atau seseorang
Tapi ini tentang perasaanmu
Yang tidak lagi mencintaiku...

    Mungkin ini memang akhir kisah kita
    Namun semua kenangan bersamamu
    Takkan pernah kuhapus dari ingatanku
    Biarlah itu tetap menjadi kenangan terindah dalam hidupku
    Yang akan terus ku kenang hari ini, esok, dan untuk selamanya
"PERIH HATIKU"

Saat masalah datang menghampiriku
Ku hanya ingin kau tetap menemaniku
Berada di sampingku dan menenangkanku
Dalam gelap dan terangnya hariku

    Tapi ku takkan mampu menahanmu
    Jika memang hatimu telah jenuh
    Biarkanlah rasa yang tertinggal disini
    Akan kusimpan dihatiku

Saat ku mencoba bertahan
Aku seakan tenggelam dalam rasa sakitku
Menahan perih dan terus merintih
Tapi kau tak pernah mau mengerti

    Apa aku memang tak pernah berarti bagimu?
    Apa cintaku tak pernah berharga dimatamu?

Kamis, 06 Desember 2012

tentang cinta


septiana amabele
Cinta adalah sepasang ikatan
Cinta adalah dua hati yang menyatu
Cinta adalah sebuah kasih sayang
Cinta adalah sebuah kejujuran hati
Yang mampu berada dimana saja
Cinta juga tak bisa terwakili
Cinta tak selamanya harus memiliki
Cinta juga dapat membahagiakan
Dan cinta juga dapat meyakitkan
Seperti halnya dirimu…
Sekiranya tekadmu sudah bulat
Pergilah dengan wajah tersenyum
Namun tinggalkanlah sedikit pesan
Agar aku megerti harus berbuat apa
Agarku bisa mengartikan makna cinta mu
Dan arti kata ketulusanmu
Dan jua arti kata kecewamu
Namun bila kau pergi begitu saja
Berarti cinta yang kau katakan dulu
Dan rindu yang kau ucapkan adalah bohong
Seakan kau menancapkan pisau di jantungku
Yang meninggalkan luka hingga ku mati


septiana amabele
Beribu waktu telah berlalu
Berjuta hari telah berganti
Ku masih setia menunggu
Disini sampai akhir nanti
Kematian takkan mengakhiri cinta ini
Cinta ini akan tetap abadi
Seumur surga dan bumi
Ku akan tetap setia
Takkan ku ingkari untuk selamanya


septiana amabele
ku tak tau siapa dirimu, saat kau hadir dalam naluriku
rasa, pemintaan, ungkapan cinta
kuakui ada padaku
maafkan bila cinta telah hilang
sebab engkau tak hadir buatku
cobalah memahami rasa yang ada,
rasa itu seakan punah seiring sepinya malam…..
Rasa itu hadir dalam kehampaan tak bertuan.
Dia datang ketika jiwa terasa hampa
namun dia pergi ketika rasa tlah mengerti apa itu rasa
Sekarang dan esok nanti aku akan trus menanti
rasa itu datang kembali
mungkin aku belum saatnya memahami rasa itu
septiana amabele
Cintailah hatiku ini
Jangan pernah kau sakiti lagi
Cintailah diriku ini
Jangan pernah kau jauh lagi
Kau tidak tahu
Bagaimana sakitnya hati ini saat kau pergi
Kau tidak merasakan
Bagaimana remuknya diriku saat kau khianati
Kau tidak mengerti saat kau pergi
Kau tidak tahu saat kau khianatiku
Betapa aku sangat mengharapkan
Mengharapkan kau kembali mecintaiku
Namun aku tak berharap
Aku tidak meminta
Untuk kau mencintaiku
Tetapi cintailah hatiku yang telah kau sakiti

Sabtu, 13 Oktober 2012

BELAJAR UNTUK PERCAYA


Yohanes 11-15
”Tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya."


Mungkin kita kerap bertanya, jika Tuhan mengasihi saya, mengapa Dia mengijinkan hal terburuk terjadi? Hal seperti ini juga pernah saya pertanyakan ketika dokter mengatakan ibu saya sakit kanker stadium 3. kaki saya terasa lemas dan pikiran saya begitu kacau. Padahal saya sudah berdoa puasa beberapa bulan untuk kesembuhan ibu saya. Padahal baru saja ayah dan ibu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat beberapa hari yang lalu. Namun, mengapa kenyataan ini harus kami hadapi? Sungguhkah Yesus mengasihi kami?
Alkitab mencatat bahwa Yesus mengasihi Lazarus (Yohanes 11:3). Namun, mengapa ketika Yesus mendengar bahwa Lazarus sedang sakit, Dia tidak segera datang ke Betania untuk menyembuhkannya? Sebaliknya, Tuhan Yesus justru menunda kedatangannya dan membiarkan Lazarus mati. Apakah Yesus sungguh-sungguh mengasihi Lazarus, Maria dan Marta? Ya, Tuhan sangat mengasihi mereka. Tetapi Tuhan juga punya maksud dan rencana yang kerap kali tidak kita mengerti, sehingga membiarkan semua itu terjadi.
Terkadang Tuhan membiarkan kita masuk ke lembah kekelaman. Terkadang juga Tuhan membiarkan ”seolah-olah” kita ditinggal sendirian. Namun, pada saat-saat seperti itulah sesungguhnya iman kita sedang diuji. Tuhan membiarkan kita mengalami masa-masa gelap degan satu tujuan, yaitu agar kita belajar untuk percaya (Yohanes 11:15). Saat masa-masa gelap itu datang, maukah kita belajar percaya bahwa Tuhan tetap berdaulat dan mempunyai rencana yang indah di balik semua masalah yang sedang kita hadapi. 




SUARA GEMBALA
Disaat Kita Tidak Mengerti Mengapa Semua Terjadi
Marilah Kita Belajar Untuk Percaya Pada Kebaikan Tuhan

"MAKNA KINCI"

"kunci sebagai simbol otoritas"
                    kata "kunci" yang didalam bahasa ibraninya MAPHTEAKH arti dasarnya adalah pembuka, sedangkan didalam bahasa yunaninya adalah KLEIS. kunci adalah sebuah alat untuk membuka pintu kamar (Hak 3:23), pintu rumah (luk 11:7), pintu gerbang (neh 3:3), maupun pintu penjara (kis 5:23). pintu kamar atau pintu rumah biasanya menggunakan kunci yang terbuat dari kayu, sedangkan pintu gerbang dan pintu penjara biasanya menggunakan kunci yang terbuat dari besi. ada dua bagian penting dari kunci, yaitu induk kunci dan anak kunci. induk kunci terdiri dari dua balok kecil, yang satu pendek dan dipangkuan pintu, yang satunya lebih panjang yang diletakkan bersilangan dengan yang pendek. di induk kunci yang dipangkuan di pintu diletakkan besi-besi kecil secara longgar, tetapi tetap disa menjadi penghalang bagian yang panjang sehingga tidak dapat dilepas jika tidak menggunakan anak kunci. sementara anak kunci dibaut bengkok agar dapat dimasukkan kelubang yang di buat di induk kunci.di anak kunci juga terdapat besi-besi kecil untuk mendorong besi-besi kecil yang ada di induk kunci supaya bagian yang panjang bisa di tarik dan lepas, dan pintu pun akan terbuka. bicara mengenai kunci, maka itu tidak bisa dilepaskan dari pengertian simbolik, paling tidak ada tiga pengertian simbolik dari kata "kunci", yaitu :
                     pertama, sebagai simbol otoritas kerajaan. dalam bentuk nubuatan , Tuhan berfirman, "Aku akan menaruh kunci rumah Daud  ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutupi; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka."(yes 22:22). "kunci" rumah Daud yang akan diberikan kepada Elyakim adalah kekuasaan atas kerajaan Yehuda, dan memang pada kenyataannya dia menjadi pemimpin negeri itu.
kedua, sebagai simbol otoritas pengajaran. kepada Petrus, Yesus berkata, "kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di Sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di Sorga."(Mat 16:19). artinya, Petrus berhak menentukan apakah sebuah pengajaran itu benar atau tidak. pada gilirannya, kunci Kerajaan Sorga itu juga diberikan kepada rasul-rasul yang lain, seperti terlihat di dalam sidang di Yerusalem, seperti yang di jelaskan di dalam Kisah Rasul 15.
                      ketiga, sebagai simbol otoritas atas dunia kematian. yang memiliki "kunci" atas dunia kematian adalah Yesus, seperti dikatakan di Wah 1:18, "Dan yang hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala cunci maut dan kerajaan maut." Yesus memiliki "kunci" atas dunia kematian karena Dia telah mengalahkannya. Kemenangan Yesus ini menjadi jaminna iman orang percaya.

SUARA GEMBALA 
Milikilah kunci kehidupan didalam diri Tuhan Yesus, sehingga 
kemenangan demi kemenangan terjadi dalam hidup kita.

Senin, 06 Agustus 2012

MENGASIHI ORANG YANG MEMUSUHI (Matius 5:43-48)
Matius 5:44
"kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang mengabiaya kamu"
               Bnyak orang yang berpendapat apabila orang berhadapan dengan orang baik harus berlaku baik, sementara berhadapan dengan orang yang menganiaya maka patut dibenci bahkan sekarang ini ada banyak orang yang bertindak semena-mena dengan orang lain. yang kuat menekan yang lemah, yang kaya menindas yang miskin.
               Prinsip kekristennan amat berbeda dari prinsip dunia ini. Firman Tuhan memerintahkan kita untuk mengasihi musuh kita. Tuhan berkata: "apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dn apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya daripada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? (ayat 46-47). Tuhan Yesus adalah teladan yang luar biasa bagi kita. Ia sanggup mengalahkan yang jahat dengan kebaikan, diejek, diludai, dimusuhi, dianiaya, bahkan sampai mati dikayu salib. Dia tidak pernah membalas perbuatan jahat mereka, tapi Dia berdoa bagi mereka (Lukas 23:34). Kejahatan tidak akan dapat ditaklukkan oleh kejahatan, tetapi kebaikanlah yang mampu mengalahkan kejahatan! Mungkin kita berkata, "saya adalah manusia biasa, mustahil bisa mengasihi musuh." Alkitab menambahkan: "...haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang disurga sempurna." (Matius 5:48) Mustahilkah??? Tentu tidak, karena status kita adalah anak-anak Allah, derarti benih Illahi itu ada di dalam kita, dan sudah seharusnya kita mewarisi sifat dan karakterNya. dikatakan, "Barang siapa tidak mengasihi , ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih." (1 Yohanes 4:8). Patilah Allah tidak pernah memberi perintah yang mustahil untuk kita lakukan. Menjadi sempurna bukan tergantung pada usaha kita, tetapi tergantung pada siapakah kita, asalkan kita terus bertumbuh didalam Dia. Mengasihi musuh adalah bentuk dari penyangkalan diri. Ini adalah salah satu ujian untuk membuktikan status kita sebagai anak Allah, " dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga," (Matius 5:45)


SUARA GEMBALA
mari kita hidup saling mengasihi kepada semua orang, sama seperti KRISTUS telah mengasihi kita.

Senin, 30 Juli 2012

BERHENTILAH MENYESALI DIRI (Amsal 23:7)


Seberapa sering kita menyesali diri, mengapa sesuatu tidak seperti yang diharapkan? Kita membandingkan diri kita dengan orang lain dan sulit mengucap syukur atas kehidupan yang kita jalanni.kita mungkin bertanya, mengapa aku tidak sepintar orang itu, mengapa kondisi kesehatanku selalu buruk , mengapa wajahku tidak tampan atau tidak cantik, dan lain-lain. Ini adalah contoh orang-orang yang suka menyesalli keadaan dirinya. Ayub 2:23 berkata “apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?”
                Andai Stephen Hawking menyesalli diri dan memilih untuk tidak usah terlahir ke dunia karena kehilangan fungsi motorik tubuhnya sehingga seumur hidup berada di atas kursi roda, pasti teori big bang (ledakan besar) yang menjelaskan asal usaul terciptanya alam semesta tidak pernah ada. Dengan kondisi tubuh yang begitu lemah dan berkomunikasipun harus di bantu alat, Hawking terus berkarya dan menjadi salah satu ahli fisika terbesar.
                Winston Churchill terlahir sebagai bayi prematur dengan usia kelahiran kurang dari enam bulan, ia tumbuh dengan wajah yang mengerikan, tidak seperti bayi yang lainnya yang lucu dan menggemaskan. Namun Churhill tidak menyesalli diri. Kepercayaan diri yang tinggi mengantarkan menjadi Perdana Mentri yang memimpin Inggris dalam perang dunia ke-II
                Siapa menyangka bahwa seorng mahasiswa drop out bernama Bill Gates suatu hari akan menjadi orang terkaya di dunia? Siapa yang menyangka bahwa seorang bernama Daud  yang terlupakan oleh ayah-ibu dan keluarga besarnya (Mazmur 27:10) suatu hari akan menjadi raja terbesar di Israel yang sepanjang masa pemerintahannya tidak pernah kalah dalam perang. Debora yang adalah seorang nabiah dan hakim atas orang Israel memimpin bangsa Israel maju memerangi Sisera, panglima tentara Yabin , raja Kanaan. Debora turut serta dalam peperangan dan ia berhasil memenangkan perang. Terbuktilah bahwa wanita pun bisa memberi kontribusi signifikan dalam dunia kepemimpinan.
                Bahwa kita masih hidup bersyukurlah (Yesaya 38:19). Sadarkah saudara bahwa kita diciptakan menurut gambar Sang Pencipta? Ada citra Illahi dalam diri kita, tentulah hal ini patut dibanggakan. Percayakah kita bahwa Tuhan bisa memberkati damn memakai kita dalam keadaan apapun? Bagaimanapun keadaan kita, kita tetap indah di pemandangan-Nya. Amsal 23:7 berkata, “sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia.”
                Berhentilah mennyesali diri, kita hanya perlu menemukan talenta yang Tuhan telah taruh dalam diri kita, lalu menggunakannya selaras perintah Tuhan.


SUARA GEMBALA
Temukan satu hal yang baik tentang diri kita, dan bersyukurlah untuk hal itu. Lalu mulailah mencintai kehidupan dan melakukan apa yang dapat kita lakukan.

Minggu, 29 Juli 2012

UPAYA KESETIAAN DAN KETAATAN (Rut 4:13)


Ada beberapa tokoh wanita dalam Alkitab yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Mereka dipakai Tuhan oleh karena ketaatannya. Adalah perkara yang  tidak  mudah untuk menjadi orang-orang pilihan  Tuhan , apalagi dia adalah seorang  wanita.
Salah satu contoh adalah Rut, wanita Moab menantu Naomi. Belum lama menikmati kebahagiaan  dalam berrumah tangga, bencana  terjadi. Keadaan menjadi berubah seketika , suami Naomi meninggal, demikian  juga kedua anak laki-lakinya. Jadi, Rut tidak hanya kehilangan mertua laki-laki, tapi juga suami. Ditambah lagi bencana kelaparan sedang melanda seluruh negeri. Di tengah situasi yang sangat sulit ini Naomi meminta Rut untuk pergi meninggalkan dia. Namun Rut berkata, “jangganlah desak aku meninggalkan engkau pergi pulang dengan tidak mengikuti engkau;  sebab kemana engkau pergi, ke situ jugalah akunpergi, dan di mana engkau bermalam , di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku: di mana engkau mati, akupun mati di sana , dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya Tuhan menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut! “ (Rut 1:16-17). Rut mengambil keputusan yang tidak mudah di lakukan, bahkan ia berjanji  apa pun yang terjadi tidakakan meninggalkan Naomi, mertuanay, dan  akan setia hingga maut yang memisahkan! Luar biasa! Tidak semua orang bisa setia di tengah  kesulitan dan penderitaan. Ketika keadaan berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa diharapkan lagi, dapatkah kita tetap setia seperti Rut ini? Rut tidak hanya setia, ia juga seorang yang taat. Ini bisa dilihat dari pernyataannya, “segala yang engkau katakan itu akan kulakukan. “ (Rut 3:5). Ketaatan Rut ini bukan karena terpaksa, tapi ia lakukan dengan sepenuh hati.
Kesetiaan dan ketaatan Rut tidak sia-sia, Tuhan memperhatikannya. Dia selalu memberikan upah kepada setiap orang yang berlaku setia dan taat. Dengan caraNya yang ajaib Tuhan memberkati Rut. Ayat nas menyatakan akhirnya Rut diperistri oleh Boas (seorang kaya raya) dan mereka dianugrahi seorang anak laki-laki yang diberi nama Obet;  dan Obet adalah kakek dari raja Daud.

SUARA GEMBALA
“ berkat Tuhan tersedia bagi orang-orang setia dan taat “

Jumat, 27 Juli 2012

MEMUASKAN HATI BAPA (Matius 7:21-23)

            Segala sesuatu yang tidak bisa dilakukan pasti sulit, tetapi kalau dibiasakan terus menerus maka menjadi sesuatu yang mudah, bahkan menyenangkan. demikian pula ketika kita mengikut Tuhan Yesus harus dengan benar. awalnya memang tidak mudah sebab mengikut Tuhan Yesus berarti mengikuti jejak-Nya yaitu hidup seperti Dia. tentu yang sama bukan penampilan fisik atau lahiriahnya melainkan sikap hati, bagaimana ditengah-tengah dunia ini kita memiliki sikap hati seperti Tuhan Yesus Kristus. sikap hati itunadalah kesediaan melakukan kehendak Bapa. {ayat 21}
             Melakukan kehendak Bpa adalah hal yang terpentig dalam hidup, bahkan juga merupakan ukuran apakah seseorang dikenal oleh Tuhan atau tidak. "mengenal"  dalam ayat 23 adalah "ginosko", yang artinya mengenal karena mengalami atau menikmati. jadi kalau kita dikenal Tuhan, di sini artinya adalah bisa dinikmati-Nya, bisa memuaskan hati Allah Bapa.
             Bapa dipuaskan oleh cara hidup kita setiap hari, dari setiap perkataan yang kita ucapkan, renungan hati dan pikiran, serta seluruh perbuatan kita. dengan serius mari kita gumuli, seberapa kita telah memuaskan hati Bapa. banyak orang hanya mencari kepuasan bagi dirinya sendiri dan orang di sekitarnya yang dicintainya, tetapi tidak mengupayakn pemuasan bagi Allah Bapa. seseorang yang menganggap ini tidak penting niscaya tidak akan pernah melihat kemuliaan Bapa. {ayat 23}
               Kita berusaha memuaskan hati Bapa bukan supaya selamat. sebaliknya usaha itu merupakan bukti bahwa seseornag memang sudah selamat dan menghargai keselamatan yang di sediakan Tuhan bagi dirinya. ini karena orang yang sudah selamat adalah yang kembali pada rancangan Allah. dalam rancangan-Nya, Ia menciptakan manusia untuk melakukan kehendak -Nya agar memuaskan hati-Nya.
               Untuk memuaskan hati Bapa, kita harus mempertaruhakn segenap hidup kita, waktu dan seluruh potensi yang ada pada kita. kesempatan untuk ini tidak banyak. kalau kesempatan dihidup ini telah berlalau, maka manusia yang memang tidak bersedia hidup sebagai manusia yang sesuai dengan rencana-Nya akan di nyatakan tidak pantas bersama dengan Tuhan guna melayani Dia di dunia yang akan datang. orang-orang seperti ini tempatnya adalah api kekal dengan para pemberontak yaitu setan-setan, yaitu malaikat menolak melayani penciptanya. kalau sekarang Tuhan mencelikkan  mata kita terhadap hal ini, bertobatlah selagi ada kesempatan.



SUARA GEMBALA
mari selama kita diberi kehidupan terus berjuang untuk menyenangkan dan memuaskan hati Bapa yaitu Tuhan Yesus Kristus yang menjadi sumber jawaban dalam setiap pergumulan.